BerandaPeristiwa DaerahHarga Perkutut Pemenang Lomba Mencapai Miliaran Rupiah

Harga Perkutut Pemenang Lomba Mencapai Miliaran Rupiah

Narasinews.idSITUBONDO – Bagi penggemar burung perkutut, nampaknya tidak asing lagi dengan even-even lomba yang melibatkan hewan dengan nama ilmiah geopelia striata itu. Bahkan bagi mereka, lomba perkutut tidak hanya jadi ajang hiburan. Namun juga ladang untuk meningkatkan harga jual perkutut mereka.

Maklum saja, burung perkutut yang sudah memenangkan lomba biasanya harganya mengalami kenaikan drastis. Bahkan satu ekor burung bisa dihargai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

“”Kalau sudah ikut lomba dan menang, itu nanti pasti ada yang nawar. Biasanya seperti sistem lelang. Harganya semakin naik,” ungkap Anggota Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) Pengda Pasuruan, Pirus, kepada jurnalis Narasinews.id, Sabtu (6/8/2022).

Namun tidak mudah untuk memenangkan lomba. Burung perkutut pemenang lomba biasanya sudah memiliki kualitas super. Nah untuk meningkatkan kualitas burung perkutut hingga, tentu ada cara-cara khusus.

“Jangan lupa nutrisi serta perawatan rutin seperti mandi. Apalagi kalau mau ikut lomba. Seperti hari ini perkutut ikut lomba, maka Kamis (11 Agustus 2022- red) sudah dimandikan,” ungkap Pirus saat mengikuti Liga Perkutut Jawa Timur (LPJT) Seri V Bupati Cup III tahun 2022 di Lapanhan PG Demas, Besuki, Situbondo.

Hal senada juga disampaikan Ketua P3SI Pengda Situbondo, Basuki. Menurutnya, untuk menghasilkan burung perkutut dengan kualitas unggul, memang dibutuhkan membutuhkan kesabaran ekstra. “Beda dengan burung ocehan ya. Bukan berarti burung ocehan itu negatif. Tapi inilah seni memelihara burung perkutut,” tukasnya.

Bahkan burung perkutut yang sering juara harganya bisa mencapai Rp2 miliar. “Ada yang pernah ditawar Rp2 miliar. Itu di Surabaya. Untuk menghasilkan burung perkutut yang bagus itu juga tergantung dari peternakannya. Bagaimana ia menyilangnya supaya dapat keturunan yang bagus,” pungkas Basuki.

Dari pantauan Jurnalis Narasinews.id, LPJT Seri V Bupati Cup III 2022 berlangsung selama dua hari. Yakni pada tanggal 6 hingga 7 Agustus 2022. Ada lima kelas yang diperlombakan. Yaitu dewasa senior dengan 90 peserta, dewasa yunior dengan 126 peserta, piyek senior dengan 234 peserta, piyek junior dengan 294 peserta, dan piyek henging dengan 252 peserta.

Para peserta tersebut berasal dari Bali, Madura, Jakarta, Semarang, Surabaya, Malang, Mojokerto, Blitar, Jember, Bondowoso, Probolinggo, Pasuruan, dan Situbondo. (ros/liz)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular