BerandaNasionalGiat Safari Ramadan Pemkab Jember Makan Korban, Pemotor Jatuh Setelah Senggol Mobil...

Giat Safari Ramadan Pemkab Jember Makan Korban, Pemotor Jatuh Setelah Senggol Mobil Dinas

Narasinews.idJEMBER – Acara safari Ramadan yang digelar Pemkab Jember di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor terjatuh lantaran tersenggol mobil dinas yang parkir di bibir jalan.

Menurut saksi mata, Budi Prasetyo, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Ketika itu sepeda motor Honda Vario warna hitam yang dikemudikan oleh seorang perempuan melaju dari arah utara. Kemudian setibanya di sebelah timur Masjid Baiturrahman, sebuah mobil dinas yang parkir di bibir jalan membuka pintu.

“Nah di situlah terjadi kecelakaan. Pintu itu menyenggol kendaraan yang sedang melaju. Sehingga pengendara yang membonceng anaknya yang masih berseragam SMP itu terjatuh,” ucapnya kepada Jurnalis Narasinews.id, Selasa (12/4/2022).

Budi menambahkan, korban mengalami luka di bagian kepala. Bahkan yang bersangkutan sampai tidak sadarkan diri. Beruntung anaknya tidak mengalami luka-luka.

“Korban jatuh tepat di badan jalan. Kepalanya terbentur aspal yang baru diperbaiki. Dia langsung dibawa ke rumah sakit setempat untuk segera di tangani,” imbuhnya.

Di sisi lain, Camat Jenggawah, Roni herman Baza, tidak menjawab saat Jurnalis Narasinews.id menanyakan terkait ketersediaan lahan parkir untuk mobil dinas yang mengikuti acara safari Ramadan di wilayahnya.

Sementara, Kepala Desa Cangkring, H. Akbar, menyampaikan bahwa di daerah terdekat memang sedang tidak ada lahan kosong. Sehingga mobil dinas maupun kendaraan yang lain terpaksa parkir di bibir jalan.

“Ya mereka memarkir di sana (bibir jalan -red). Karena halaman masjid sempit,” imbuhnya.

Secara terpisah, Bagian Protokol Kepemimpinan dan Pemerintahan, Arsono, menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyediakan tim keamanan seperti Satpol PP yang ditugaskan untuk menjaga ketertiban acara tersebut.

“Jadi sejauh ini kegiatan masih berjalan kondusif. Karena ada petugas yang mengatur (Lalu lalang kendaraan -red),” bebernya.

Sedangkan warga sekitar, Zainuri, berharap kedepannya kegiatan serupa lebih diperhatikan lagi. Khususnya tempat parkirnya. Agar kecelakaan seperti itu tidak terulang lagi.

“Kita tidak tahu kapan akan terjadi musibah. Jadi harus lebih hati-hati. Jangan mengentengkan keselamatan bersama,” pungkasnya. (nul/ros).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular