BerandaNasionalHukumGCW Dorong Reward untuk Polisi Pengungkap Kasus Korupsi di Jember

GCW Dorong Reward untuk Polisi Pengungkap Kasus Korupsi di Jember

Narasinews.idJEMBER – Government Corruption Watch (GCW) mendorong personel Polres Jember yang berhasil mengungkap kasus korupsi agar diberi reward. Sebab kinerja mereka dalam hal pementasan kasus rasuah terbilang maksimal.

Koordinator GCW Andi Sungkono, mengatakan pemberian reward tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada polisi yang konsisten dalam berbagai upaya pemberantasan korupsi.

“Polisi-polisi pengungkap kasus korupsi di Jember sangat layak dapat reward. Mereka telah banyak mengungkap kasus korupsi. Setidaknya dalam 5 tahun terakhir,” ujarnya, Senin (1/8/2022).

Andi menyebut, kinerja penanganan korupsi oleh Polres Jember bisa dikatakan yang terbaik, jika dibandingkan dengan Polres lain di Jawa Timur. Indikatornya adalah jumlah pengungkapan kasus maupun pihak-pihak yang dijerat.

“Perkara daerah lain rata-rata hanya yang ditangkap polisi adalah kepala desa. Namun Polres Jember sudah menyentuh ASN di empat instansi pemerintahan, maka atas prestasinya tersebut layak mendapat reward,” tuturnya.

Seperti diketahui, saat ini polisi sedang menyidik korupsi honor pemakaman dengan tersangka mantan Kepala BPBD yang sekarang menjabat Staf Ahli Bupati Jember Mohammad Djamil, serta Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Penta Satria.

Dalam waktu bersamaan, polisi menangani dugaan penyimpangan tanah kas Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono. Beberapa waktu lalu status perkaranya telah naik ke level penyidikan. Polisi memeriksa kades, camat, dan perangkat setempat.

Bertambah lagi, penanganan perkara tentang penyelewengan dana bantuan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jember yang merugikan uang negara senilai Rp10,9 miliar. Polisi sudah menetapkan tiga orang tersangka untuk kasus besar ini.

“Kami akan memberitahukan kepada Presiden dan Kapolri mengenai pentingnya apresiasi untuk aparat penegak hukum yang konsisten sekaligus berintegritas,” pungkas Andi.

Menurut catatan GCW, terdapat 6 kasus yang berhasil dibongkar. Sebagian sudah tuntas sampai pengadilan, dan beberapa lagi masih dalam tahap penyidikan. Diantara kasus-kasus korupsi yang tertangani sebagai berikut:

1. OTT Dispendukcapil.
2. OTT Penilik PAUD Dispendik.
3. Korupsi Rehab Pasar Balung Kulon.
4. Korupsi Honor Pemakaman Covid-19.
5. Korupsi Tanah Kas dan Dana Desa Pocangan.
6. Korupsi Bantuan KKPE lewat BRI yang merugikan uang negara Rp10,9 miliar.

Dari enam kasus tersebut sudah tiga kasus yang menuai putusan dari Pengadilan Tipikor. Sisanya, ada tiga kasus terakhir yang masih penyidikan dengan baru saja dilakukan penetapan tersangka. (nul/ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular