BerandaNasionalDukung Percepatan Penurunan Stunting, Pemkab Jember Launching J-Bangga

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Pemkab Jember Launching J-Bangga

Narasinews.idJEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember launching aplikasi J-Bangga di Lippo Plaza, Kamis (7/6/2022) siang. Tujuannya untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah setempat.

Bupati Jember, Hendy Siswanto usai peluncuran J-Bangga mengatakan, program launching tersebut merupakan bagian dari strategi pada sisi edukasi terhadap masyarakat. Di mana dalam aplikasi itu banyak poin-poin penting yang disuguhkan terkait persoalan anak. Dan juga bagaimana warga melindungi anak dari berbagai persoalan tentang anak.

“Bagaimana melindungi anak dari pernikahan dini, perlindungan perempuan, juga tentang menjaga keluarga itu sendiri. Tiga poin itu ada disana (J-Bangga -red),” ucapnya.

Hendy melanjutkan, secara Nasional, angka stunting pada 2024 harus ditekan hingga 14 persen. Namun pada 2020, kota tembakau ini sudah melampaui target itu. Bahkan sudah menyentuh 11,6 persen pada 2022.

“Persentase tersebut terlihat kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang mengalami masalah stunting. Oleh sebab itu, masalah stunting ini harus diselesaikan bersama-sama. Semua stakeholder dan juga masyarakat harus turut andil,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, Suprihandoko, juga mengatakan hal yang senada Hendy. Menurutnya, pihak terkait sudah bekerja keras mengatasi dan melakukan pencegahan terhadap tingginya angka stunting.

“Kita punya TPK (Tim Pendamping Keluarga, red) sebanyak 5.625 orang yang tersebar di 31 Kecamatan. Mereka ditugaskan untuk mensosialisasikan dan pendampingan terhadap warga agar menjaga anaknya dari pernikahan dini yang bisa mengakibatkan stunting,” ungkapnya.

Handoko berharap, adanya J-Bangga yang baru saja di launching itu bisa mengedukasi masyarakat. Sehingga kedepan anak-anak benar-benar menjadi generasi yang bebas dari masalah anak yang selama ini menjadi kendala kemajuan bangsa.

“Anak-anak itu merupakan penerus kita. Makanya kita harus berupaya menjauhkan mereka dari masalah anak seperti pernikahan dini, kekerasan anak, stunting, dan yang lainnya,” pungkasnya. (nul/ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular