BerandaNasionalDP3AKB Jember Kerahkan 5.625 TPK Dampingi Calon Pengantin hingga Ibu Hamil

DP3AKB Jember Kerahkan 5.625 TPK Dampingi Calon Pengantin hingga Ibu Hamil

Narasinews.idJEMBER – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember mengerahkan 5.625 orang tim pendamping keluarga (TPK) untuk  pendampingan 3 hal pokok.

Yakni mendampingi calon pengantin, ibu hamil (Bumil), dan kesepakatan memilih alat kontrasepsi yang bakal digunakan pasca melahirkan.

Ketua (DP3AKB) Jember, Suprihandoko mengatakan, untuk calon pengantin, TPK bertugas agar calon pengantin memahami ilmu pengetahuan dan keterampilan kehidupan berkeluarga. Sebab itu merupakan bekal dalam mengarungi kehidupan keluarga menuju sejahtera.

“Soalnya tanpa didampingi, mereka sulit sekali untuk mendapatkan keterampilan itu. Padahal ilmu itu sangat penting bagi mereka,” ujarnya, Jumat (24/6/2022).

Untuk pendampingan terhadap Bumil,  TPK memastikan bahwa seluruh Bumil rutin memeriksa kehamilannya. Ada tambahan nutrisi agar kehamilannya sehat.

“Dipastikan juga bahwa Bumil akan melahirkan di tempat yang sudah direkomendasikan oleh pemerintah. Yakni ditangani secara medis,” imbuhnya.

Bagaimana Bumil yang di Dukun ? 

Handoko menjawab, apabila mereka terlanjur persalinan ditangani dukun beranak maka harus segera melapor ke tim medis agar mendapat pelayanan yang sesuai standar kesehatan.

“Lahir ditangani dukun beranak sudah tidak diperbolehkan lagi karena tidak sesuai standar medis. Jadi kalau bayi lahir itu ditangani oleh dukun saja tanpa ditangani medis, itu sebuah kesalahan. Maka TPK tugasnya mendampingi dan memastikan persalinan benar-benar ditangani tenaga kesehatan (Nakes, red) yang kompeten,” tandasnya.

Ketiga, tugasnya memastikan sebelum melahirkan, Bumil sudah menandatangani kesepakatan suami istri dalam memilih alat kontrasepsi pasca persalinan  beberapa menit usai persalinan.

“Jadi begitu melahirkan, dalam jarak beberapa menit dipasanglah alat, obat, atau metode kontrasepsi yang sudah di sepakati suami istri tersebut. Dengan harapan agar sang istri terhindar dari kehamilan yang tidak disengaja,” pungkasnya.(nul/ism)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular