BerandaNasionalDispendukcapil Jember Berantas Calo dengan Langkah Senyap

Dispendukcapil Jember Berantas Calo dengan Langkah Senyap

Narasinews.idJEMBER – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jember, sangat serius memberantas calo yang kerapkali merugikan warga. Untuk itu, instansi yang berkantor di Jalan Jawa, Nomor 18, Tegalboto, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari ini melakukan langkah senyap. Yakin dengan terus memperbaiki sistem pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).

Menurut Kepala Admindukcapil Jember, Isnaini Dwi Susanti, masyarakat masih banyak yang enggan mengurus Adminduknya sendiri ke kantor kecamatan atau ke Dispendukcapil. Sehingga mereka menggunakan jasa calo.

“Alasan mereka menggunakan jasa calo itu macam-macam. Ada yang karena mobilitasnya tinggi, sehingga tidak sempat ngurus sendiri. Ada juga yang karena jauh dari kantor kecamatan atau kantor Dispendukcapil, dan sebagainya,” ucapnya, Sabtu (23/7/2022).

Oleh sebab itu, Santi bakal melakukan langkah aman dengan meningkatkan layanan yang lebih dan mendekatkan diri kepada masyarakat. Yakni melalui WhatsApp maupun Website.

“Masyarakat bisa mengurus Adminduk dengan memanfaatkan aplikasi J-Lahbako yang ada di desa. Melalui kantor kecamatan dan SIP juga bisa. Jadi dengan adanya sistem tersebut tidak ada penghubung atau orang ketiga antara masyarakat dengan kami. Sehingga bisa meminimalisir adanya calo yang merugikan mereka,” ujarnya.

Lantas apakah semua desa sudah meng-instal J-Lahbako?

Santi menjelaskan, saat ini J-Lahbako hanya ada di 110 desa saja. Namun kedepan dirinya akan mengupayakan agar semua desa bisa bekerjasama dengan memanfaatkan J-Lahbako.

“Pertama kami akan meminta tambahan sumber daya manusia (SDM – red) dulu kepada pemerintah daerah. Soalnya kami masih sangat kekurangan tenaga untuk melakukan pelayanan,” tuturnya.

Saat ini, aparatur sipil negara (ASN) yang di tugaskan melayani sebanyak 2,6 juta penduduk hanya ada 20 orang saja. Sedangkan non ASN hanya 40 orang. Makanya, Santi terus mengupayakan agar ada penambahan ASN di bagian pelayanan.

“40 ASN saja tambahannya itu sudah cukup membantu. Ya, kalau bisa di tambah sebanyak-banyaknya,” tutupnya.

Sementara, Kasi Pemanfaatan Data dan Dokumen pada Dispendukcapil Jember, Agus Khusnul Mufid menambahkan, dirinya sangat berharap kedepan warga bisa melakukan sendiri mengurus Adminduk tanpa melalui calo.

“Mengurus Adminduk itu mudah dan gratis. Jadi gak perlu pakai calo lagi agar tidak keluar biaya,” pungkasnya. (nul/ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular