BerandaNasionalDiskominfo Kota Probolinggo Ajak Awak Media 'Lindungi' Anak

Diskominfo Kota Probolinggo Ajak Awak Media ‘Lindungi’ Anak

Narasinews.idPROBOLINGGO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo, menggandeng seluruh organisasi awak media di wilayah setempat untuk mewujudkan kota layak anak (KLA) kategori utama, Kamis (14/7/2022). Dengan harapan pemberitaan ramah anak bisa masif penyebarannya.

Kesepakatan tersebut diwujudkan dalam perjanjian kerjasama (PKS). Penandatanganan MoU tetsebut dilakukan oleh Kepala Diskominfo (Kadiskominfo) Kota Probolinggo, Pujo Agung Satrio, dan perwakilan organisasi wartawan yang ada. Seperti H. Suyuti dari PWI Probolinggo Raya; Fahrul Mozza, Aliansi Wartawan Probolinggo Raya (AWPR); Rhoma Dona, Jurnalis Probolinggo (JISPro); dan M. Suhri, Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Waminpro).

Pujo mengatakan, penandatanganan tersebut merupakan evaluasi atas dokumen yang sudah dikoordinasikan bersama Dinas Sosial PPPA. “Pemberitaan ini merupakan salah satu upaya kita dalam melindungi hak dan martabat anak. Dengan berpedoman pada peraturan dewan pers nomor 01/PERATURAN-DP/II/2019 tentang pedoman pemberitaan ramah anak,” ujar Kadiskominfo Kota Probolinggo.

Nantinya para jurnalis diharap mampu membuat pemberitaan ramah anak secara faktual dengan kalimat positif. Khususnya hal-hal yang berhubungan dengan pelanggaran hukum atau pidana atas kejahatan. Misalnya merahasiakan identitas anak dan menggunakan kata diduga, disangka, serta didakwa.

“Wartawan ini juga tidak mencari atau menggali informasi mengenai hal-hal di luar kapasitas anak. Seperti peristiwa kematian dan perceraian. Di mana itu bisa menyebabkan trauma pada si anak,” tambahnya.

Selain itu, wartawan juga diminta untuk tidak menyiarkan secara visual dan audio identitas anak. Dengan pertimbangan dampak sensitif pada psikologi anak.

“Kami juga mengimbau awak media agar tidak mewawancarai saksi anak dalam kasus pelaku kejahatan yang belum ditangkap,” tandas Pujo.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PWI Probolinggo Raya, H. Suyuti. Dirinya menjelaskan bahwa jauh sebelum penandatanganan komitmen bersama ini, wartawan saat peliputan anak telah melakukan hal tersebut. “Karena itu sudah diatur dalam kode etik jurnalistik,” bebernya. (rap/ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular