BerandaNasionalDiserang Hama Wereng, Hasil Panen Petani Padi di Sumberkolak Menurun Drastis

Diserang Hama Wereng, Hasil Panen Petani Padi di Sumberkolak Menurun Drastis

Narasinews.idSITUBONDO – Sejumlah petani di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo mengeluh, karena karena tanaman padi mereka diserang hama. Sehingga mengakibatkan hasil panen mereka menurun drastis.

Biasanya dalam satu hektar sawah mampu menghasilkan 6,6 hingga 7,5 ton gabah kering. Namun akibat serangan hama wereng tersebut satu hektar sawah hanya mampu menghasilkan 3,5 hingga 4 ton gabah kering.

Penderita petani tak cukup sampai disitu, selain gagal panen, harga gabah kering di tingkat petani juga anjlok. Yakni Rp420 ribu sampai Rp430 ribu per-kuintal. Padahal normalnya harga gabah kering normalnya sekitar Rp470 ribu per-kuintal.

Hal tersebut dibenarkan oleh Anggota DPRD Situbondo dari Fraksi PKB, Suprapto. Legislator Dapil VI menyampaikan, bahkan para petani di Sumberkolak terpaksa memanen padinya lebih awal untuk menghindari kerugian lebih besar.

“Laporan yang saya terima dari dua petani yakni Tohir dan Tasini, masa panen harusnya masih sekitar satu minggu lagi, karena tangkai dan bulir padi bagian ujung masih hijau belum berisi penuh. Namun karena hama wereng coklat yang tiba-tiba mengganas akhirnya padi terpaksa dipanen dini,” ucapnya, Senin (11/7/2022) sore.

Menurut Suprapto, hama wereng tersebut kian meluas, dalam semalam bisa menyerang hingga berhektare-hektare sawah. “Jika tidak dipanen, maka kerusakan padi akan semakin parah. Sehingga petani semakin merugi,” imbuhnya.

Pria yang juga menekuni bisnis peternakan ini menyayangkan lambatnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Situbondo, dalam merespon kejadian itu.

“Seharusnya mereka tidak hanya duduk manis di kursi empuhnya, karena anggaran untuk itu sudah ada. Sehingga tidak terkesan ketika petani gagal panen, dinas pertanian baru melakukan langkah-langkah dan mencari solusi. Ini jangan sampai terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, Jurnalis Narasinews.id mencoba menghubungi Kabid Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Situbondo, Basmala sekitar pukul 16.57 WIB. Namun handphone yang bersangkutan tidak aktif. Sehingga belum bisa mendapatkan tambahan informasi. (ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular