Berita  

Dinsos Jember Kunjungi Difabel, Ini yang Dibawa

Narasinews.id
Dinsos, Camat, Kepala Desa (Kades), dan pihak terkait saat memberikan bantuan kepada Farida, Senin (20/6/2022). (Zainul Hasan/Narasinews.id)

Narasinews.idJEMBER – Farida, warga Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, tersenyum bahagia begitu melihat mobil Dinas Sosial (Dinsos) Jember parkir di depan rumahnya. Pemerintah Kabupaten Jember mengabulkan keinginan wanita berusia 28 tahun ini bertemu Bupati Jember, Hendy Siswanto, yang ingin minta kursi roda.

Camat Mumbulsari, Widayaka mengatakan, kursi roda yang diberikan itu merupakan bantuan dari Bupati langsung yang disalurkan melalui Dinsos Jember. Hal itu sebagai bentuk kepedulian orang nomor satu di Kota Tembakau ini kepada kaum Difabel.

banner 400x130

“Bupati tidak bisa hadir langsung, tetapi melalui Dinsos. Bantuan yang diberikan memberikan tidak hanya kursi roda saja. Tapi juga memberikan bantuan sembako dan BLT (Bantuan Langsung Tunai -red),” ucapnya kepada Jurnalis Narasinews.id, Senin (20/6/2022).

Selain Farida, kata Camat, pihaknya mendapatkan informasi tentang 2 orang warga yang sedesa dengan Farida dan mengalami kondisi serupa. Yakni Yono dan Lilis. Sayangnya mereka belum terdaftar sebagai penerima bantuan.

“Secepatnya kita akan lakukan asesmen dan segera ditangani. Selain mereka berdua, nanti kalau ditemukan warga yang membutuhkan bantuan, ya, kita akan langsung usulkan juga,” tutupnya.

Di sisi lain, Ibu Farida, Mispani, mengucapkan terimakasih yang tiada batas kepada Bupati Jember, Dinsos, Kementerian Sosial (Kemensos), Camat, maupun Kepala Desa (Kades), dan pihak terkait yang telah berkenan memberikan banyak bantuan.

“Mudah-mudahan Allah memberikan balasan yang setimpal,” tuturnya.

Kades Lampeji

Sementara, Kades Lampeji, Ary Wahyudi, yang turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut juga mengatakan hal yang serupa dengan Camat. Pihaknya juga mengantongi informasi terkait 2 warganya yang juga membutuhkan bantuan kursi roda.

“Kita akan usahakan sebisa mungkin agar mereka dapat bantuan juga. Makanya kami akan segera lemakukan pendataan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Farida, diuji dengan penyakit lumpuh sejak kecil. Sehari-hari ia hanya menghabiskan waktu di teras rumahnya saja. Sesekali membantu orang tua semampunya.

Kedua kakinya tidak bisa digerakkan sama sekali. Bahkan untuk ke kamar mandi saja ia dibopong orang tuanya. Lantas ia mempunyai impian ingin bertemu Bupati Hendy untuk meminta kursi roda.(nul/ros)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.