Berita  

Diduga Curi Meteran Listrik, Oknum Kadus di Besuki Terancam Dilaporkan ke Polisi

Narasinews.id
Petugas PLN menunjukkan barang bukti meteran listrik.

Narasinews.idPanarukan – Oknum Kepala Dusun (Kadus) di Kecamatan Besuki nampaknya akan berurusan dengan aparat kepolisian. Itu setelah pria berinisial RN tersebut diduga mencuri meteran kabel listrik milik Rusnadi Wijaya.

Menurut pria yang akrab dipanggil H Rusnadi ini, meteran listrik miliknya awalnya berada di rumah yang ditempati sang ibu ketika masih hidup. Namun karena ada perselisihan dengan keluarga, rumah tersebut akhirnya dirobohkan. Kemudian meteran listrik dipindah ke rumah sebelah yang masih milik kakak kandungnya. Dengan harapan PLN segera melakukan pemutusan.

banner 400x130

Namun ternyata, hingga lebih satu tahun, tagihan listrik masih ada. Pembayaran pun terus dilakukan.

“Saya kaget saja, tagihan listrik rumah yang sudah saya robohkan masih ada. Saya tidak mempersoalkan nominal. Namun saya bertanya-tanya, kok bisa? Padahal mestinya telat bayar sehari langsung diputus oleh PLN,” ungkapnya.

H. Rusnadi kemudian melaporkan persoalan tersebut ke PLN Unit Besuki. Perusahaan listrik itu kemudian menerjunkan tim sebanyak 6 orang. Mereka menyusuri setiap rumah. Dan ternyata meteran tiba-tiba berada di rumah salah satu warga sekitar.

“Petugas PLN kemudian menanyakan kepada pemilik rumah terkait keberadaan meteran listrik itu. Dan ternyata, yang bersangkutan mengaku mendapatkan barang tersebut dari kepala dusun setempat,” ucapnya.

Tak berselang lama, Kadus yang dimaksud turun. “Dia menemui petugas PLN dan mengakui bahwa dirinyalah yang meminta agar meteran listrik tersebut dipindah ke rumah salah satu warga. Dia bahkan mengakui bahwa barang milik saya itu dijual tanpa sepengetahuan saya,” jelas H Rusnadi.

Untuk selanjutnya, kata H Rusnadi, pihaknya akan melaporkan persoalan tersebut ke pihak berwajib. “Akan saya laporkan pencurian. Termasuk penadahnya akan saya laporkan juga,” ucapnya.

Selanjutnya, pihak PLN memutus, menyegel, serta menyita meteran tersebut. Kemudian barang itu dibawa ke Kantor PLN Unit Besuki.

Sementara, RN, saat dikonfirmasi sekitar pukul 16.02 tidak memberikan banyak komentar. Dia mengatakan bahwa persoalan tersebut akan pihaknya selesaikan.

“Dia itu (H Rusnadi-red) paklik (paman-red) saya. Persoalan ini akan saya selesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya. (liz)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.