BerandaAdventorialBupati Situbondo Sambut Kepulangan 'Tamu Allah' hingga Probolinggo

Bupati Situbondo Sambut Kepulangan ‘Tamu Allah’ hingga Probolinggo

Narasinews.idSITUBONDO – Para jamaah haji mendapat perhatian istimewa dari Bupati Situbondo, Karna Suswandi. Orang nomor satu di Kota Santri Pancasila ini rela berangkat pagi-pagi sekali ke Probolinggo hanya untuk menyambut dan memberikan pelayanan istimewa kepada para tamu Allah.

Bupati dan jamaah haji asal Situbondo mengadakan ramah tamah di Rumah Makan Bromo Asli Probolinggo. Bung Karna meminta panitia penyambutan jamaah haji untuk memberikan pelayanan terbaik. Mulai makanan hingga memilihkan restoran dengan fasilitas kamar mandi yang nyaman dan aman.

“Saya sengaja meminta agar jamaah haji asal Situbondo dikumpulkan di rumah makan ini agar benar-benar merasa nyaman. Karena di sini (Rumah Makan Bromo Asri-red) tersedia kamar mandi yang lumayan nyaman. Sehingga para jamaah sebelum tiba di Situbondo bisa makan dan mandi terlebih dahulu. Sehingga begitu bertemu keluarga masing-masing sudah harum dan segar,” tuturnya.

Bupati Situbondo juga mengapresiasi konsistensi jamaah haji dalam mematuhi protokol kesehatan selama berada di Tanah Suci. “Dan saya sangat senang sekali ketika mendengar bahwa tidak ada satu pun jamaah haji asal Situbondo yang positif Covid-19. Semuanya negatif,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bung Karna juga mendoakan jamaah haji. Dia berharap, perjalanan mereka ke Makkah membawa nilai-nilai keberkahan. Sehingga menjadi haji yang mabrur.

“Semoga semuanya menjadi haji yang mabrur,” ucap Bupati Situbondo. Para jamaah haji pun menyambut doa tersebut dengan ucapan amin.

Untuk diketahui, jumlah jamaah haji asal Situbondo yang disambut Bupati sebanyak 306. Setelah ramah tamah di Rumah Makan Probolinggo, mereka melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Situbondo dan pulang ke rumah masing-masing.

Informasi tambahan, selain memberikan perhatian kepada jamaah haji, dalam berbagai momen, Pemerintah Kabupaten Situbondo senantiasa mengajak masyarakat untuk ikut memberantas peredaran rokok ilegal.

Sebab keberadaan rokok ilegal sangat merugikan negara. Karena tidak memberikan pemasukan dari sektor cukai. Sehingga berdampak terhadap penerimaan pemerintah daerah dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

Sementara jumlah DBHCHT Pemkab Situbondo tahun 2022 sebesar Rp55.748.515.000. Dana tersebut dikelola oleh beberapa OPD. Di antaranya Dinsos, Diskoperindag, Disnaker, Dispertangan, Dishub, dan Dinas PUPP, Satpol PP, RSUD dr Abdoer Rahem, RSUD Besuki, serta RSUD Asembagus.

Dana jumbo tersebut digunakan untuk pembangian BLT, pelatihan kerja, pembagian pupuk urea gratis kepada petani, pemasangan PJU, pembangunan RTLH, progam Tolop (tutup lubang -red), pembangunan jamban keluarga, progam sehat gratis (Sehati), penurunan angka stunting, pengadaan alat kesehatan (Alkes), rehap gedung rumah sakit, sosialisasi tentang cukai dan operasi pasar rokok ilegal. (liz/adv)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular