BerandaNasionalBupati Jember Hendy Ketar-ketir Dengar Warganya Hamil di Usia 16 Tahun

Bupati Jember Hendy Ketar-ketir Dengar Warganya Hamil di Usia 16 Tahun

Narasinews.idJEMBERBupati Jember, Hendy Siswanto, mengungkapkan kisah perjalanannya dalam safari Ramadan, kemarin saat mendengar ada warganya hamil di usia 16 tahun.

Dalam acara audit kasus stunting yang diadakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, Hendy, mengaku ketar-ketir mendengar kabar di atas.

Kala itu, bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember, Hendy berkunjung ke 112 Desa. Mulai pukul 10.00 sampai 20.00 WIB.

Salah satu agenda perjalanannya itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Sosial (Dinsos) membagikan bantuan berupa makanan bergizi untuk ibu hamil (Bumil) dan balita.

“Nah, pada saat saya menyerahkan bantuan itu kepada Bumil, saya melihat muka mereka masih muda. Usia kehamilannya ada yang sudah 4 sampai 6 bulan. Kemudian saya bertanya dengan berbisik, berapa usianya? Salah satu menjawab 16 tahun,” ungkapnya.

Sontak jawaban itu membuat Hendy kaget sekaligus khawatir akan keselamatannya dan bayi yang di kandungnya. Sebab mereka sudah hamil di usia saat tulang panggul belum siap atau sedang dalam tahap pertumbuhan.

“Kemudian saya berkata pada mereka, mudah-mudahan sehat dan selamat. Jangan lupa ke Puskesmas atau Posyandu setiap minggu,” ucapnya.

Hendy mengklaim, 80 persen wanita di pedesaan itu menikah di usia dini. Hal itu tentu berpotensi stunting. Selain itu juga berpengaruh pada keselamatan ibu dan bayi.

“Saya membuktikan sendiri. Di antara mereka, ada yang badannya kurus. Itu membuat saya khawatir. Maka, saya mengajak semua elemen, seperti Kejaksaan Negeri (Kejari), Pengadilan Agama (PA), Polisi, Dandim, Dinkes, DP3AKB, dan OPD terkait untuk membantu menyelesaikan masalah stunting,” ujarnya.

Lantas, berapa usia ideal untuk menikah?

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, Suprihandoko menambahkan, idealnya usia menikah yang dianjurkan BKKBN itu adalah 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki. Anjuran itu berdasarkan hasil penelitian para ahli.

“Pada usia di atas 20 itu, pertumbuhan panggul perempuan dan kesediaan tulang-tulang rahim itu baru dikatakan ideal. Kalau di bawah 20 tahun masih kurang siap melahirkan,” pungkasnya.(Nul/ism)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular