BerandaNasionalBupatiBupati Gelontorkan Anggaran Rp247 Miliar untuk GTT dan PTT Jember

Bupati Gelontorkan Anggaran Rp247 Miliar untuk GTT dan PTT Jember

Narasinews.idJEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelontorkan anggaran hingga Rp247 miliar untuk honor para guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di Kota Tembakau. Diharapkan dengan dana sebesar itu, kesejahteraan mereka akan meningkat.

Bupati Jember, Hendy Siswanto, berharap honor yang akan mereka terima bisa dibelanjakan di pasar atau toko yang ada di Jember. Sehingga perekonomian masyarakat bisa tumbuh dengan baik.

“Kalau uang sebanyak itu berputar di Jember, maka kondisi ekonomi masyarakat akan lebih terkontrol. Tapi kalau dibelanjakan di luar daerah, itu akan beresiko pada berkurangnya peredaran uang. Sehingga warga terpaksa mencari pekerjaan di daerah lain,” ucapnya seusai memberikan surat keputusan (SK) jabatan kepada 768 GTT serta PTT jenjang SD dan SMP di 5 kecamatan, Selasa (19/4/2022).

Menurut orang nomor satu di Kota Tembakau itu, bangkit tidaknya ekonomi di Jember ada di tangan masyarakat. Karena itu Bupati ingin honor yang diberikan kepada para guru dibelanjakan di pasar-pasar lokal.

“Sebenarnya bukan hanya guru-guru saja. Melainkan semua masyarakat juga perlu menyadari hal tersebut. Kalau tidak begitu perlu, jangan belanja ke derah lain,” imbuhnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Jember, Sukowinarno, menyampaikan bahwa Pemkab Jember juga memberikan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan kepada para guru.

“Pemerintah sangat memperhatikan kesehatan dan keselamatan para guru dalam bertugas. Bahkan jika mereka meninggal nanti, keluarga atau ahli warisnya akan mendapatkan bantuan senilai Rp42 juta,” ungkapnya.

Sementara, salah satu guru yang menerima SK, Zaini, mengaku sangat bahagia dengan perhatian pemerintah. Pasalnya, dirinya sudah mengabdi selama 20 tahun sebagai guru. Namun dalam waktu cukup lama itu, dia juga belum dapat SK.

“Baru pada masa Bupati Hendy ini saya merasa diistimewakan dengan dapat SK. Saya pun semakin semangat untuk mendidik anak-anak di sekolah,” ujarnya.

Seperti yang sering di katakan Bupati Hendy saat berpidato, lanjut Zaini, guru itu merupakan wakil Allah yang diberikan amanah untuk mengajarkan kebaikan. Tanpa guru, tatanan kehidupan akan hancur berantakan.

“Ilmu yang diajarkan juga akan menjadi amaliah yang nanti pahalanya akan terus mengalir. Itu sebabnya saya mau menjadi guru,” pungkasnya. (nul/ros).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular