Bobol Rumah Tetangga, Penjual Sate Berlebaran di Penjara

Narasinews.id
(keterangan foto : kapolsek pare gelar release pelaku pencurian)

Narasinews.idKEDIRI– Petugas unit Reskrim Polsek Pare, menyeret Zaenal Arifin alias Arif (35) – penjual sate asal Dusun Parerejo Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri ini ke tahanan. Dia pun terancam berlebaran di penjara karena terbukti mencuri motor dan HP di rumah tetangganya sendiri.

Kapolsek Pare AKP Bowo Wicaksono mengatakan penangkapan terduga pelaku ini berawal dari laporan Abdul Aziz (21) warga Dusun Parerejo Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare.

banner 400x130

“Korban melapor karena menjadi korban pencurian. Barang yang hilang satu unit sepeda motor dan satu ponsel,” kata AKP Bowo, Jumat (29/4/2022).

Ketika itu, Minggu (17/4/2022) malam sewaktu korban pulang dari salat tarawih di Masjid korban mendapati pintu samping terbuka. Setelah dicek ke dalam rumah, ternyata 1 unit sepeda motor Vario dan satu ponsel milik korban raib.

“Saat tiba di rumah, korban ini kaget melihat pintu samping sudah terbuka dan rusak. Setelah dicek bersama keluarganya sepeda motor dan satu ponsel yang saat itu dicas hilang, dan keluarganya mencari untuk memeriksa keadaan rumah maupun dapur,” ucap AKP Bowo.

Penyelidikan

Menindaklanjuti laporan ini, petugas unit Reskrim Polsek Pare melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. Petugas mencurigai seseorang yang gerak-geriknya mencurigakan, tak lain tetangga korban sendiri.

“Setelah kita selidiki, benar ada barang bukti yang mengarah kepada keterlibatan tetangga korban ini sebagai pelaku. Akhirnya pelaku berhasil kami amankan di rumahnya,” tutur Kapolsek Pare.

Selain menangkap pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti satu sepeda motor dan satu ponsel hasil kejahatan pelaku. Barang bukti itu ditemukan di rumah teman pelaku.

“Pelaku setelah mencuri menitipkan barang bukti tersebut ke temannya,” terang AKP Bowo.

Pada saat diinterogasi petugas, pelaku mengaku melakukan aksinya dengan cara mencongkel gembok pintu.

Pelaku menyatroni rumah korban dengan membawa kunci T atau obeng. Setelah berhasil masuk motor dan handphone korban disikat.

“Pelaku ini sudah mengetahui saat kondisi sepi rumah korban. Akhirnya pelaku masuk dengan mencongkel pintu rumah korban menggunakan kunci T atau obeng,” bebernya.

Diungkapkan AKP Bowo, motif pelaku melakukan aksinya itu dikarenakan terlilit hutang. Akhirnya pelaku nekat mencuri di rumah tetangganya itu.

“Motif pelaku terlilit hutang. Saat ini pelaku menjalani pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut,” ungkap AKP Bowo.

Kapolsek Pare, mengimbau kepada masyarakat jika akan mudik lebaran untuk memastikan pintu rumah dalam keadaan terkunci dan barang berharga disimpan yang aman.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang sedang mudik, agar menitipkan rumah kepada tetangga yang tidak melaksanakan mudik, atau lapor ke RT atau RW sekitar. Sebelum pergi mudik pastikan rumah dalam keadaan aman,” jelas AKP Bowo.(dho/ism)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.