BerandaNasionalBerkah Ramadan, Perajin Parsel di Kediri Banjir Pesanan 5 Kali Lipat

Berkah Ramadan, Perajin Parsel di Kediri Banjir Pesanan 5 Kali Lipat

Narasinews.idKEDIRI– Menjelang hari raya Idul Fitri, pengusaha parsel mulai kebanjiran pesanan, sebagai berkah Ramadan. Orderan atau pesanan naik lima kali lipat. Sebelum pandemi Covid-19 mereka tertekan, kini perekonomian beringsut pulih.

Ramadan penuh berkah benar-benar dirasakan perajin parsel di Desa Jajar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Dinar Anggry Andina. Di bulan Ramadan tahun ini pesanan parselnya naik 5 kali lipat.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, total selama sebulan hanya mendapat 1000 pesanan, namun kini puasa baru berjalan 5 hari orderan sudah tembus 700 paket parsel.

“Alhamdulillah, di bulan ramadan tahun ini lonjakannya hampir 5 kali lipat,” ungkapnya, Jumat (08/04/2022).

Dinar menilai, lonjakan pesanan yang ia terima selain berkah Ramadan juga dipicu oleh pelonggaran aktivitas masyarakat. Sehingga, banyak masyarakat dari luar Kediri bisa mudik dan berbagi ke sanak saudara.

“Mungkin karena PPKM sudah dilonggarkan dan masyarakat boleh mudik,” ucapnya.

Meski ada peningkatan harga paket parsel karena harga minyak goreng yang masih tinggi, namun pesanan parsel milik Dinar masih ramai.

Dia mengatakan, harga paket parselnya bisa disesuaikan permintaan konsumennya.

“Sekarang naik 5 ribu rupiah, biasanya isinya parselnya minyak goreng, gula, kue kacang dan biscuit, dulu kisaran harga Rp. 65 ribu sudah bisa dapat sekarang di kisaran harga Rp 70 ribu, tapi kalau juga tergantung permintaan,” tutur Dinar.

Pemilik Usaha Hikmah Mart Jajar itu mengungkapkan, pesanan parsel tidak hanya di sekitar Kediri. Namun, Pesanan parselnya tembus di luar daerah Kediri, seperti Malang dan Yogjakarta.

Dia mengatakan, dengan adanya peningkatan pesanan itu jam produksi kue kacang yang di buat sendiri itu harus menambah jam kerja.

“Alhamdulillah, karena pesanan banyak, Kita buat kue kacang sebagai isi parsel dari pagi hingga malam hari, yang biasanya kalau hari biasa dan tahun sebelum nya hanya produksi 2 hari sekali,” pungkas Dinar. (dho)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular