BerandaNasionalAsyiik ! Listrik 1.951 Hunian Tetap Korban APG Semeru Nyala

Asyiik ! Listrik 1.951 Hunian Tetap Korban APG Semeru Nyala

Narasinews.idLUMAJANG– Raut sumringah terpancar dari wajah penyintas awan panas guguran (APG) Semeru yang tinggal di hunian tetap (Huntap) di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Pasalnya, jaringan listrik rumahnya yang digratiskan PLN UID Jawa Timur menyala.

Penyalaan sambungan listrik itu secara simbolis dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama GM PLN UID Jawa Timur Lasiran, Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur Arum Sabil, Senin (27/6/2022).

Sehingga totalnya sebanyak 1.951 huntap kini telah mendapat pasokan listrik untuk kebutuhan sehari-hari.

“Semoga dengan dukungan suplai listrik ini bapak-ibu semakin betah dan produktif tinggal di hunian baru ini. Pemprov Jatim bersama Pemkab Lumajang dan stake holder akan terus berupaya agar fasilitas lainnya juga dapat disegerakan mendukung aktivitas warga setempat,” ujar Gubernur Khofifah.

Khofifah mengapresiasi upaya GM PLN UID Jawa Timur dan tim yang telah bekerja keras, cepat menyelesaikan sambungan listrik untuk 1.951 huntap.

Dia berharap, dengan suplai energi listrik menjadi pembangkit dari aktivitas perekonomian warga yang sempat lumpuh karena bencana.

“Jika suplai listrik sudah masuk, kebutuhan air tercukupi, berikutnya sambungan internet juga penting disegerakan. Karena di tengah zaman yang serba cepat ini, kita tidak boleh ketinggalan informasi meskipun tinggal di desa. Pun anak-anak kita akan sangat membutuhkannya untuk mendukung belajar mereka,” sambung Khofifah.

Percepatan pembangunan huntara dan huntap dan fasilitanya merupakan buah dari sinergi kuat banyak pihak. Khofifah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung pemulihan pasca APG Semeru.

“Mudah-mudahan setiap bantuan untuk penanganan pasca bencana APG Semeru ini menjadi amal jariyah yang tak terputus pahalanya di sisi Allah,” sebut Khofifah.

Untuk diketahui, pembangunan jaringan listrik bagi huntap penyintas

APG Semeru ini disuplai dari penyulang Pronojiwo yang dengan penambahan 79 tiang Tegangan Menengah (TM), 133 tiang Tegangan Rendah (TR), 3.158 kilometer sirkuit (kms) jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), jaringan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 6,447 kms serta 7 unit gardu distribusi.

Untuk pembangunan jaringan tersebut PLN mengalokasikan dana investasi Rp4,8 miliar, sementara sambungan listrik tahap 1 untuk 250 pelanggan Rp276,8 juta dan tahap dua Rp1,7 miliar untuk 1701 pelanggan.

Program elektrivikasi, lanjut Khofifah, akan tetap menjadi komitmennya agar seluruh warga Jatim mendapatkan suplai listrik yang cukup.

Pada 2022 ini, Pemprov mengalokasikan bantuan Instalasi Rumah dan Sambungan Rumah (IRSR) sejumlah 2.700 kepala keluarga (KK).

Melalui program itu, sejak 2019 – 2022 sebanyak 14.921 KK yang tersebar di Jawa Timur telah menikmati bantuan IRSR.

Selain aliran listrik, juga diresmikan pula jalan di kawasan relokasi Huntap yang dibuat atas hasil pengolahan limbah batu bara atau Fly Ash and Bottom Ash (FABA).

Material ini kemudian bisa diolah menjadi campuran pendukung produk bata ringan, batako, paving, beton jalan, beton konstruksi, spesi/luluhan untuk lantai rabatan dan pondasi.

Pada relokasi Huntap ini, uji coba pembuatan jalan memakai FABA telah selesai sepanjang 270 meter 10 Juni lalu.

Di momen ini PT. Wima dan PT. AMS. memberikan dua unit motor listrik kepada Khofifah, guna mendukung motor non emisi gas.

“Karena saya rasa kita semua mempunyai tanggung jawab untuk mengurangi emisi gas saat ini,” pungkasnya

Bupati Lumajang

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq berterima kasih atas perhatian banyak pihak pada penyintas APG Gunung Semeru.

“Terlebih kepada Kepala Desa Sumbermujur. Saya ucapkan banyak terima kasih karena telah memberikan lahan sehingga memungkinkan untuk dijadikan lokasi relokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggalnya karena APG Semeru. Terima kasih banyak,” ucap Thoriqul.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur Lasiran menyampaikan tersambungnya listrik di Huntara Huntap Sumbermujur, Lumajang, sebagai upaya dukungan agar masyarakat bisa segera menempati rumah relokasi.

“Karena kalau tidak dimanfaatkan, sayang sekali listrik yang sudah terpasang. Terima kasih sinergi Pemkab dan Pemdes,” harapnya

Junaedi (40) warga asli Desa Curahkobokan, bahagia. Rumahnya yang tertimbun membuatnya mengungsi di Desa Penanggal.

Hunian tetap yang sudah ditempati selama 3 bulan diakui lebih nyaman dari rumahnya dahulu.

“Tiga bulan di sini sangat nyaman bagi saya sekeluarga. Banyak sekali bantuan yang datang, jadi meringankan kami,” ujarnya

Junaedi bersama 4 anggota keluarganya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah, Bupati Lumajang dan elemen strategis lain dalam memberi kenyamanan hunian tetap.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih atas perhatiannya, khususnya warga terdampak APG Gunung Semeru. Kami sangat bahagia mendapatkan rumah baru yang sangat nyaman ini,” ujarnya.(ism)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular