BerandaNasionalAnulir Pernyataan Sendiri, DLH Bondowoso Sebut Bendera PKS di Pagar Monumen Berizin

Anulir Pernyataan Sendiri, DLH Bondowoso Sebut Bendera PKS di Pagar Monumen Berizin

Narasinews.idBONDOWOSODinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bondowoso menganulir keterangannya soal bendera Parpol yang sempat dikatakan tidak ada pemberitahuan ke instansi setempat.

DLH kemudian memberikan klarifikasi kepada Jurnalis Narasinews.id bahwa bendera PKS yang terpasang di pagar Monumen Gerbong Maut sudah menyerahkan pemberitahuan secara tertulis kepada mereka.

“Kalau PKS ternyata sudah ada surat pemberitahuannya. Sedangkan untuk Parpol lain tidak ada,” kata salah satu staf DLH yang enggan disebut namanya, Senin (28/3/2022) malam.

Bendera Parpol tersebut dipasang berjejer di sekitar Monumen Gerbong Maut. Yakni bendera PKS dan PAN.

Di sisi lain, Kabid Perizinan di Dinas PTSP dan Naker, Kartono, mengatakan bahwa bendera Parpol di area gerbong maut tidak ada pemberitahuan kepadanya.

Kartono menyebut, pemberitahuan pemasangan bendera adalah ranah DLH.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Bondowoso, Ketut Yudi Kartiko, menegaskan pihaknya telah memberitahu kepada pihak DLH terkait pemasangan bendera partainya di seputaran kota.

“Sudah beberapa hari lalu,” ucap Ketut Yudi kepada Jurnalis Narasimews.id via selulernya.

Sebelumnya, keberadaan bendera Parpol di area monumen gerbong maut yang tepat berada di depan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Bondowoso itu dikeluhkan warga setempat.

Seperti yang disampaikan Ahroji, warga Desa Grujugan Kidul. Dia bersama keluarganya berniat untuk berfoto di depan monumen tersebut. Namun cukup terganggu dengan adanya bendera parpol yang terpasang di sekeliling monumen.

“Ini kan monumen bersejarah bagi masyarakat Bondowoso. Orang luar kota pun datang ke Bondowoso kadang foto di tempat itu. Sangat disayangkan jika menjadi tempat bendera Parpol. Apalagi sekarang bukan waktu kampanye,” ujar Ahroji.

Ahroji berharap, instansi terkait perlu bertindak tegas agar tempat-tempat yang menjadi daya tarik pengunjung. Seperti di Monumen Gerbong Maut agar di bebaskan dari bendera Parpol.

Kasatpol PP bondowoso Slamet Yantoko, melalui keterangan tertulisnya kepada Jurnalis Narasinews.id menyatakan sudah menertibkan bendera Parpol tersebut. “Sudah kami tindak lanjuti. Sudah ditertibkan,” pungkasnya. (uby/ros).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular