BerandaNasionalAnggaran Pilkada 2024 Bengkak, Ini Alasan KPUD Situbondo

Anggaran Pilkada 2024 Bengkak, Ini Alasan KPUD Situbondo

 

Narasinews.idSITUBONDO – Anggaran Pilkada 2024 dipastikan membengkak bila dibandingkan Pilkada 2020. Hal itu disampaikan oleh Ketua KPUD Situbondo, Marwoto seusai mengikuti rapat paripurna tingkat pertama pembentukan dana cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo 2024, di Aula DPRD, Kamis (12/5/2022).

Menurut Marwoto, anggaran yang dibutuhkan oleh KPUD Situbondo untuk penyelenggaraan Pilkada 2024 sebesar Rp65 miliar. “Sementara itu, di tahun 2020 kita hanya membutuhkan anggaran Rp32 miliar saja,” ucapnya kepada awak media yang hadir.

Lebih lanjut, Marwoto mengatakan, kenaikan anggaran tersebut disebabkan oleh dua hal. “Dana untuk protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di Pilkada 2020 itu ditanggung oleh APBN, sementara sekarang dibebankan kepada APBD. Kemudian ada kenaikan honor untuk penyelenggaraan pemilu dan itu sesuai dengan peraturan Kemendagri yang baru,” tegasnya.

Marwoto mengungkapkan, bila ditambah dengan anggaran pengamanan pemilu untuk Bawaslu, TNI-Polri serta Satpol PP maka Pemkab Situbondo setidaknya harus menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar. “Kalau dirinci dengan pengamanan dan lain sebagainya kurang lebih pemerintah daerah harus menyiapkan Rp100 miliar,” tambahnya.

Lebih jauh, Marwoto optimis Pemkab Situbondo dapat memenuhi anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan Pilkada 2024 mendatang. “Kita harap pemerintah daerah segera membuat Raperda Dana Cadangan. Kami juga berharap Rp65 miliar itu terpenuhi,” tukasnya.

Bupati Situbondo

Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi menyampaikan, Pemkab Situbondo mengusulkan dana cadangan Pilkada 2024 kepada DPRD sebesar Rp30 miliar. Di mana anggaran tersebut dialokasikan dalam kurun waktu dua tahun anggaran. Yakni perubahan APBD 2022 dan APBD 2023.

“Kita bagi dalam dua tahap, karena bila dibebankan dalam satu anggaran kita tidak mampu. Sebab itu memberatkan APBD kita. Di perubahan APBD

2022 kami anggarkan Rp20 miliar. Kemudian pada APBD 2023 kita anggaran Rp10 miliar,” ujarnya.

Namun begitu, Bupati 55 tahun ini menyampaikan, apabila usulan dana cadangan tersebut tidak mencukupi untuk membiayai Pilkada 2024, maka pihaknya akan mencukupinya di APBD 2024.

“Intinya kita berusaha untuk mencicil itu. Dan kami juga berpedoman pada biaya Pilkada di tahun kemarin. Insyaallah kita bisa memenuhi di tahun 2024,” pungkasnya.(ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular